Kenali aroma dari awal semprot hingga wangi tahan lama di kulitmu.
Pernah bingung kenapa ada parfum yang wanginya cepat hilang, sementara
ada juga yang bisa bertahan seharian? ๐ค
Jawabannya ada di kadar konsentrasi parfum. Setiap
jenis wewangian memiliki campuran minyak esensial dan alkohol dalam
jumlah berbeda. Semakin tinggi konsentrasinya, semakin kuat dan tahan
lama aroma parfum tersebut di kulitmu.
Mulai dari Eau de Fraรฎche dengan konsentrasi ringan hanya 1โ3% yang terasa segar tapi cepat hilang, hingga Parfum dengan konsentrasi 20โ30% yang pekat, mewah, dan bisa bertahan berjam-jam.
Di antara keduanya ada berbagai pilihan lain seperti Eau de Cologne, Eau de Toilette, dan Eau de Parfum, masing-masing dengan karakter dan daya tahan aroma yang unik.
Dengan memahami perbedaan konsentrasi ini, kamu bisa lebih mudah memilih parfum sesuai kebutuhan โ apakah untuk sekadar penyegar setelah mandi, teman aktivitas sehari-hari, atau wewangian spesial yang menemanimu di acara penting.
Parfum memiliki tiga lapisan aroma yang berkembang seiring waktu setelah disemprot. Setiap lapisan memberikan kesan yang berbeda dan membentuk karakter keseluruhan wangi.
Top Notes (awal, 0โ15 menit): Aroma pertama yang tercium segera setelah parfum disemprot โ biasanya segar dan ringan, memberi kesan awal.
Middle Notes (tengah, 15โ60 menit): Lapisan yang muncul setelah top notes memudar โ lebih kompleks, menjadi "jantung" parfum.
Base Notes (akhir, 1โ6 jam+): Aroma yang bertahan paling lama, memberi kedalaman dan stabilitas sehingga wangi tetap terasa sepanjang hari.
Kenali area tubuh yang ideal untuk menyemprot parfum agar aromanya tahan lama.
1. Leher (Neck): Bagian nadi di leher menyebarkan wangi secara luas โ ideal saat berbicara dengan orang lain.
2. Pergelangan Tangan (Wrist): Titik praktis untuk tes aroma dan penyebaran lewat gerakan tangan.
3. Lengan Bawah (Forearm): Membantu menyebarkan aroma lembut, cocok untuk nuansa kasual.
4. Siku Bagian Dalam (Elbow): Area hangat yang memperkuat ketahanan wangi sepanjang hari.
5. Dada (Chest): Cocok untuk aroma personal yang tetap dekat dengan tubuh.
6. Bahu (Shoulder): Bagus untuk aroma yang ingin menyebar saat bergerak.
7. Rahang Bawah (Lower Jaw): Titik subtle yang membuat aroma naik lembut ke wajah.